Friday, 27 March 2020


Lekas sembuh semesta
Cepatlah berlalu derita
Hilanglah cemas
Berlalulah engkau segala duka

Kini bumi bernafas dengan hidung tertutup
Kini bumi kita sakit
Meringis kesakitan
Semoga luka terobatkan

Apakah alam murka
Atau tuhan menegur hamba hamba durhaka
Pontang panting dan ketakutan
Menangis dengan gemetar

Kabar dan surat terus di layangkan
Di rumah saja, cuci tangan dan lain sebagainya
Relakan tatapan berjauhan
Rindu  di batasi tanpa pertemuan

Silaturahmi di tiadakan
Bersalaman menjadi ancaman
Beradu siku menjadi jalan
Mengganti berjabat tangan yang sudah di wariakan

Kini seorang perampok menjadi lugu
Malah orang berkaca mata dan rambut klimis yang kini menjadi perkasa
Gagah menolong entah itu hanya terpaksa.

By: Penyair Murahan ( Fajar )

0 comments:

Post a Comment

Jurnalist's Work Jambi

Jurnalis Independen and profesional.

lainnya

loading...

Popular Posts